KESIAPAN GURU MATEMATIKA MTS IMPLEMENTASIKAN KURIKULUM BERBASIS CINTA
Erna Sari Agusta, Anang Setiawan
Source record
Source: Crossref
Published: Jun 30, 2026
DOI: 10.54124/jlmp.v23i1.191
Open original source ↗Source abstract
Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) menuntut kesiapan guru matematika dalam menyesuaikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru matematika dalam mengimplementasikan KBC. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui metode survey. Subjek penelitian adalah guru matematika MTs di Provinsi DKI Jakarta yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui angket tertutup, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Tingkat kesiapan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu siap (76–100), cukup siap (51-75), kurang siap (26–50), dan belum siap (≤25). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,5% guru kurang memahami konsep dan tujuan Kurikulum Berbasis Cinta, 50% guru masih memiliki kesulitan dalam penyusunan modul ajar atau RPP, 43,75% guru belum melaksanakan pembelajaran berbasis nilai dan karakter, serta 37,5% guru belum melaksanakan asesmen diagnostik dan formatif berbasis nilai dan karakter. Oleh karena itu, kesiapan guru matematika dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan. Hasil wawancara menngungkapkan adanya hambatan, seperti keterbatasan pelatihan, pemahaman konseptual yang belum merata, serta adaptasi terhadap perubahan paradigma pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan kompetensi profesional guru matematika agar implementasi KBC dapat berjalan optimal.
Evidence graph
No public relationships recorded yet.
Integrity note: This page is a factual metadata record created by deterministic ingestion. It is not a claim that the work moves a mathematical frontier or has been independently verified.