PENGEMBANGAN HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERINTEKRASI BUDAYA MINANGKABAU PADA MATERI PLSV
Desmalia Desmalia, Ahmad Fauzan, Rafki Nasuha Ismail
Source record
Source: Crossref
Published: Sep 26, 2026
DOI: 10.24127/ajpm.v15i3.15303
Open original source ↗Source abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian pembelajaran matematika peserta didik Indonesia, yang ditandai dengan lemahnya pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah, dan penalaran. Salah satu penyebabnya adalah pembelajaran yang kurang kontekstual dan minimnya keterlibatan peserta didik. Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan pembelajaran berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang terintegrasi dengan budaya Minangkabau, khususnya menggunakan konteks makanan tradisional seperti kue talam dan sala lauak. Penelitian ini menggunakan metode Design Research dengan model Gravemeijer & Cobb untuk mengembangkan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) pada materi PLSV. Subjek penelitian adalah tiga peserta didik kelas VII SMP Negeri 16 Padang dengan kemampuan matematika yang berbeda. Instrumen yang digunakan adalah rencana HLT. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil evaluasi one-to-one menunjukkan bahwa konteks budaya lokal dapat memfasilitasi pemahaman konsep PLSV. Peserta didik berkemampuan tinggi dapat langsung memodelkan masalah ke dalam bentuk persamaan, sedangkan peserta didik berkemampuan sedang dan rendah memanfaatkan tabel representasi sebagai jembatan menuju formalisasi simbolik. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan RME berbasis budaya efektif sebagai scaffolding alami dan berpotensi menciptakan pembelajaran matematika yang lebih bermakna dan kontekstual sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka. Â
Evidence graph
No public relationships recorded yet.
Integrity note: This page is a factual metadata record created by deterministic ingestion. It is not a claim that the work moves a mathematical frontier or has been independently verified.